Mengenal Demokrasi Islam

Mengenal Demokrasi Islam

Islam ialah sebuah agama yang banyak dipeluk dan diyakini sebagai kepercayaan spiritual bagi masyarakat yang hidup di dunia sehingga golongan pemeluk Islam menjadi sebuah mayoritas kebanyakan negara. Peradaban Islam juga telah muncul sebagai salah satu bagian dari peradaban kuno dunia sehingga tanpa melihat sistem tata negara bangsa barat, Islam sebenarnya telah mempunyai sistem demokrasi Islam yang sudah diterapkan sejak zaman pemerintahan Rasulullah Saw. Pada dasarnya Islam sangatlah demokratis dalam berbagai hal, tidak hanya dalam sistem pemerintahan dan tata negaranya saja, hal ini dapat terbukti dari beberapa kebenaran dibawah ini:

1. Terbukti dalam beberapa ayat-ayat Al-Quran

2. Tertulis dalam sebagain Hadist yang diriwayatkan Rasulullah Saw

3. Terbukti dari adanya keberhasilan penyatuan bangsa Arab yang berbeda dan bersuku-suku pada zaman Rasulullah melalui sebuah sistem demokrasi Islam.

Dalam berbagai buku banyak dijelaskan bahwa selain berperan dalam hal keagamaan sebagai tugas utamanya menjadi seorang Rosul, Nabi Muhammad Saw termasuk dalam tokoh demokratis yang banyak berkiprah dalam berbagai hal. Terutama dam berbagai kasus yang notabene tidak atau belum terdapat  hukum yang mengaturnya, maka beliau menyikapi hal tersebut dengan musyawarah dan demokrasi Islam. Sistem demokrasi yang dilakukan oleh Rosulullah merupakan sistem pertama yang dilakukan di Semenanjung Arabia yang mencakup sistem politik dan militer dalam aspek kehidupan masyarakat.

Di samping itu, masih terdapat bukti beberapa bukti lain dalam pelaksanaan demokrasi Islam saat awal pendirian Negara Madinah, berikut diantaranya:

1. Menyusun Piagam Madinah sebagai salah satu bentuk kesepakatan antara orang Yahudi dan Muslim yang ada di Madinah, mengingat saat itu Madinah ialah negara Multiagama. Beliau tidak menggunakan Al-Quran dalam acuan tata negaranya karena hal itu dinilai kurang demokratis bagi umat non-muslim.

2. Mengenalkan konsep kenegaraan “Al-Ummah” yaitu sebuah kesatuan negara Madinah tanpa membedakan status dan berbagai perbedaan yang ada seperti misalnya suku dan golongan.

Dengan demikian, kita bisa mengetahui bahwa peradaban Islam telah menerapkan demokrasi Islam sejak masa pemerintahan Rasulullah yang dilanjutkan oleh beberaoa khalifah sampai dengan saat ini.